Silsilah Aqidah 1: Makna La Ilaha Illallah (Ebook + Video)

Apa yang akan kamu dapatkan?

8 Video   
1 Kuis   
1 Files   

Lihat Detail

Pemateri

Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi

Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi

Pengajar

Beliau adalah penyusun poin pembahasan dari ebook ini, sekaligus juga sebagai pemateri di video-video pembelajaran ini. Beliau adalah murid dekat dari Syekh Dr. Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al-Fauzan حفظه الله (Anggota Ulama Besar Arab Saudi), Syekh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy رحمه الله, dan beberapa ulama besar lainnya di Timur Tengah. Selain mengajar di Ma’had As-Sunnah Makassar, beliau juga runtin mengisi kajian di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri, seperti di Malaysia, Jepang, dan Korea. Saat ini beliau dimanahi sebagai pembina beberapa pondok pesantren dan lembaga dakwah, baik yang berada di Sulawesi Selatan maupun yang berada di Jawa. Pada tahun 2021 beliau resmi diangkat sebagai anggota Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan.

Deskripsi

Kalimat tauhid Laa ilaha illallah, adalah kalimat yang sudah melekat dan dihafal di luar kepala, namun kenyataannya tanpa mengetahui kandungan dan konsekwensinya, mustahil akan melekat dan menghujam di hati. Sebab itulah, kaum musyrikin dahulu dikafirkan oleh Rasulullah karena mereka hanya mengakui Allah sebatas sebagai Pencipta, Pengatur, Pemberi Rezki, namun parahnya mereka justru menyekutukanNya dalam ibadah.

Buku ini mengupas makna mendalam dari kalimat tauhid Lâ Ilâha Illallâh, yang menjadi pembeda antara kekufuran dan keislaman. Penulis menjelaskan keutamaan kalimat ini sebagai kalimat takwa, Al-‘Urwah Al-Wutsqâ (tali yang kokoh), dan kalimat yang kekal. Buku ini juga menegaskan bahwa Lâ Ilâha Illallâh bukan sekadar pengucapan lisan, melainkan memerlukan pemahaman, penerapan, dan pemenuhan syarat-syaratnya.

Dijelaskan pula dua rukun utama kalimat tauhid: penafian (peniadaan) uluhiyyah dari selain Allah (An-Nafiy) dan penetapan uluhiyyah hanya untuk Allah (Al-Itsbât). Penulis membantah argumen kaum musyrikin yang melakukan kesyirikan dengan dalih mencari kedekatan dan syafaat. Buku ini sangat penting untuk memahami hakikat tauhid dan menghindari kesyirikan, terutama pada zaman yang penuh dengan penyimpangan akidah. Buku ini cocok bagi pembaca yang ingin memperdalam pemahaman tentang makna sejati Lâ Ilâha Illallâh.

Buku ini adalah buku ke-2 dari 5 buku yang dikumpulkan dalam Silsilah Aqidah 1 yang Menyelamatkan dari Api Neraka di Program Kuliah Mafatihul Ilm.

Detail Buku:
Penulis : Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhâb rahimahullah
Jumlah halaman : 22

Apa yang Anda dapatkan?
1. Ebook Silsilah Aqidah 1: Makna La Ilaha Illallah
2. Video materi yang menjelaskan secara detail tentang poin-poin pembahasan di ebook ini yang bertabur dengan faedah-faedah indah dari Al-Quran, Sunnah, dan pelajaran berharga dari para ulama tentang Makna Laa Ilaha Illallah.
3. Sertifikat saat Anda telah mengikuti seluruh video Makna La Ilaha Illallah dari awal hingga akhir dan telah menyelesaikan ujian.

Konten

Pendahuluan

E-Book Diktat Makna La Ilaha Illallah

Keutamaan Kalimat La Ilaha Illallah

Makna La Ilaha Illallah 1 (Durasi 31:08)
Makna La Ilaha Illallah 2 (Durasi 40:38)

Konsekuensi La Ilaha Illallah

Beberapa Konsekuensi La Ilaha Illallah & Bukan Sekadar Pengucapan Lisan (Durasi 57:23)

Dua Kandungan Pokok La Ilaha Illallah

Penafian dan Penetapan (Durasi 27:20)

Makna Uluhiyyah di Kalangan Kaum Musyrikin Masa Belakangan

Makna Uluhiyyah di Kalangan Kaum Musyrikin Masa Belakangan (Durasi 9:46)

Perkara yang Memperjelas Makna La Ilaha Illallah

Perkara yang Memperjelas Makna La Ilaha Illallah (Durasi 23:40)

Syubhat Klasik Kaum Musyrikin Masa Kini

Syubhat Klasik Kaum Musyrikin Masa Kini (Durasi 42:52)

Perbandingan antara Musyrikin Masa Dahulu dan Masa Sekarang

Perbandingan antara Musyrikin Masa Dahulu dan Masa Sekarang (Durasi 15:41)

UJian Akhir Materi

Soal Makna La Ilaha Illallah

Lihat Detail

Pemateri

Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi

Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi

Pengajar

Beliau adalah penyusun poin pembahasan dari ebook ini, sekaligus juga sebagai pemateri di video-video pembelajaran ini. Beliau adalah murid dekat dari Syekh Dr. Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al-Fauzan حفظه الله (Anggota Ulama Besar Arab Saudi), Syekh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy رحمه الله, dan beberapa ulama besar lainnya di Timur Tengah. Selain mengajar di Ma’had As-Sunnah Makassar, beliau juga runtin mengisi kajian di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri, seperti di Malaysia, Jepang, dan Korea. Saat ini beliau dimanahi sebagai pembina beberapa pondok pesantren dan lembaga dakwah, baik yang berada di Sulawesi Selatan maupun yang berada di Jawa. Pada tahun 2021 beliau resmi diangkat sebagai anggota Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan.

Loading...